Kamis, 09 April 2015

Manfaat Potongan Bawang

Manfaat Potongan Bawang

Inilah yang Terjadi Jika Anda Tempelkan Irisan Bawang pada Telapak Kaki Saat Anda Tidur

Dalam pengobatan China, telapak kaki memiliki jalur akses langsung ke beberapa organ pada tubuh Anda melalui apa yang dikenal dengan meridian. Meridian ini adalah jalur masing-masing organ pada tubuh. Bagi mereka yang memahami pengobatan Cina mungkin tahu bahwa sistem meridian sangat erat korelasinya dengan sistem saraf.

Telapak kaki memiliki banyak ujung saraf yang berbeda, ada sekitar 7.000 ujung syaraf  yang secara langsung menghubungkan ke berbagai organ pada tubuh. Ujung-ujung syaraf tersebut adalah sirkuit listrik yang sangat kuat dalam tubuh dan sering aktif jika sering menerima sentuhan. Tak heran jika  para ahli pengobatan China merekomendasikan berjalan dengan bertelanjang kaki. Maksudnya agar ujung-ujung syaraf di telapak kaki dapat langsung menerima banyak rangsangan dari apa yang diinjak serta agar bersentuhan langsung dengan tanah yang mengandung ion negatif bumi.

Salah satu cara paling mudah untuk membuka jalur-jalur listrik (meridian) dan untuk membantu memurnikan organ internal pada tubuh adalah dengan cara memotong bawang merah atau bawang putih dan menempelkannya pada telapak kaki. Tempelkan irisan bawang tersebut di telapak selama anda tidur. Untuk lebih mudah dan agar irisan bawang tidak terlepas ketika anda tertidur, tempelkan irisan bawang pada telapak kaki dan pakailah kaus kaki.

Berikut ini beberapa manfaat menempelkan potongan bawang pada telapak kaki disaat tidur:

Membersihkan darah: Saat anda tidur, asam fosfat dari bawang diserap melalui trans-dermal pada telapak kaki dan masuk ke pembuluh. Asam fosfat mampu memurnikan dan menyerap racun dalam darah.

Manfaat lainnya :


Membunuh bakteri, kuman dan patogen: Bawang, baik itu bawang putih maupun bawang merah memiliki manfaat anti-bakteri dan anti-virus yang kuat! Ketika anda tidur, kandungan bawang akan menghisap bakteri berbahaya dan racun akan keluar dari tubuh melalui telapak kaki.

Memurnikan udara: Udara di kamar atau ruangan tempat anda tidur akan menjadi bersih.

Di Inggris, kebiasaan menyimpan potongan-potongan bawang dan menaruhnya di pojok-pojok ruangan sering dilakukan.  Hal ini bertujuan untuk membersihkan udara dari virus yang bisa menyebabkan berbagai penyakit termasuk flu.
Cara alami ini sangat mudah dan layak anda coba. Hanya dengan menggunakan bawang yang begitu mudah didapat, anda akan mendapatkan berbagai manfaat kesehatan. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.[Source:Erteerwedotcom]


Untuk info Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Tag :
Bawang Potongan, Manfaat Potongan Bawang, thera afiat, verri JP MA, Artikel., Bawang Merah, Memurnikan Udara, Membunuh Bakteri,


Manfaat Nanas

Manfaat Nanas

Dr. Soelihanto, Dr. Ahli Bedah di Batam.
DAHSYATNYA MAKAN NANAS:

Kalau makan nanas bagian tengahnya dibuang tak??.
Mulai sekarang jangan dibuang ya!!!. Bagian tengah nanas ini bagus. banyak seratnya anti CANCER USUS.
Bagian yang biasa kita makan itu umumnya adalah gula. Yang tengah itu namanya "Bromolin". Khasiat Bromolin dirahasiakan pihak medis karena Bromolin membantu penyerapan semua vitamin, mineral dalam tubuh. Pada pesakit kanker, Bromolin melunakkan dinding2 sel sehingga obat dapat benar2 menembus ke inti sel. Terus pemakaian obat2an hanya diperlukan 25% saja dari dosis.
Misalnya: Antibiotik 100mg , kalo makan Bromolin, kita hanya perlu yang dosis 25mg .
Kenapa dirahasiakan ?
Temukan jawabnya di sini :

Karena industri obat dunia terancam penjualan nya . Bayangkan saja misalnya dalam 1 pil mereka biasa pakai zat tertentu 100mg, lalu sekarang hanya pakai 25mg. Jadi, makan nanas, makan juga tengahnya karena disitulah kebaikan utama yang bisa didapatkan dari buah nanas.
Bromolin itu 10.000 kali lebih kuat dari Kemotherapi .
Kisah Nyata:
Pengalaman teman. Ada penyumbatan pembuluh darah banyak luar biasa , sudah pasang ring 7. Sekarang dia makan Bromolin sama Vitamin C dosis tinggi dan penyumbatannya bersih sendiri. Dulu setiap 6 bulan sekali dia scan selalu ada yang tersumbat. Sekarang bersih sama sekali dan jadi lancar, tidak ada yang tersumbat.

Untuk info Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Selasa, 07 April 2015

Mengenal Pengawet Makanan

Mengenal Pengawet Makanan

Pengawet pada produk makanan atau minuman sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam industri makanan. Apalagi perkembangan zaman menuntut produk makanan dan minuman yang serba praktis, tahan lama dan memiliki tampilan menarik. Solusi yang dilakukan industri pangan adalah menambahkan bahan pengawet agar kualitas produk meningkat dan tahan lama. Sebenarnya ada cara aman dan sehat dalam mengawetkan makanan, yaitu mengawetkan makanan secara alami.

Mengenal Jenis Pengawet Makanan
Kualitas makanan ditentukan oleh cita rasa, tekstur, warna dan nilai gizi. Untuk meningkatkan kualitas mutu nilai pangan, pengawetan makanan bisa meningkatkan kualitas produk makanan. Seperti pada tujuan menambahkan pengawet makanan adalah memperpanjang daya simpan dengan cara mencegah pertumbuhan mikroorganisme pembusuk.
Pengawet makanan digolongkan menjadi dua, pertama pengawet alami yang bisa diperoleh dari bahan makanan segar seperti bawang putih, gula, garam dan asam. Golongan kedua adalah pengawet sintetis. Pengawet ini merupakan hasil sintesis secara kimia. Bahan pengawet sintetis mempunyai sifat lebih stabil, lebih pekat dan penggunaannya lebih sedikit. Kelemahan pengawet sitetis adalah efek samping yang ditimbulkan. Pengawet sintetis dipercaya bisa menimbulkan efek negatif bagi kesehatan, seperti memicu pertumbuhan sel kanker akibat senyawa karsinogenik dalam pengawet. Contoh dari pengawet sintetis adalah nastrium benzoat, kalium sulfit dan nitrit. Penambahan pengawet alami jauh lebih baik karena dampak buruknya terhadap kesehatan lebih kecil.
Selain bahan pengawet di atas, masih ada jenis pengawet alternatif yang diperoleh dari bahan pangan segar seperti bawang putih, gula pasir, asam jawa dan kluwak. Bahan-bahan ini dapat mencegah perkembangbiakan mikroorganisme pembusuk. Mari kita kenali satu persatu masing-masing jenis pengawet alami:

Garam Dapur
Garam dapur adalah senyawa kimia Natrium chlorida (NaCl). Garam dapur merupakan bumbu utama setiap masakan yang berfungsi memberikan rasa asin. Selain meningkatkan cita rasa garam juga berfungsi sebagai pengawet. Sifat garam dapur adalah higroskopis atau menyerap air, sehingga adanya garam akan menyebabkan sel-sel mikroorganisme mati karena dehidrasi. Garam dapur juga dapat menghambat dan menghentikan reaksi autolisis yang dapat mematikan bakteri yang ada di dalam bahan pangan.
Penggunaan garam sebagai pengawet biasanya dikenal dengan istilah penggaraman, seperti yang dilakukan pada proses pembuatan ikan asin, telur asin, atau asinan sayuran dan buah. Cara penggunaanya sangat sederhana, tinggal menambahkan garam dalam jumlah tinggi ke dalam bahan pangan yang akan diawetkan.

Gula Pasir
Gula pasir adalah butiran menyerupai kristal yang merupakan hasil pemanasan dan pengeringan sari tebu atau bit. Anda tentu sudah tahu bentuk gula pasir, yaitu butiran berwarna putih yang tersusun atas 99.9% sakarosa murni. Selain dijual dalam bentuk butiran, gula pasir juga dijual dalam bentuk tepung, populer dengan sebutan gula halus.
Fungsi gula pasir biasanya ditambahkan ke dalam makanan dan minuman untuk memberikan rasa manis. Namun selain memberikan rasa, gula pasir juga berfungsi sebagai pengawet. Sama halnya dengan garam, sifat gula pasir adalah higroskopis atau menyerap air sehingga sel-sel bakteri akan dehidrasi dan akhirnya mati.
Penggunaan gula sebagai pengawet, lazim disebut dengan istilah penggulaan. Penggunaanya bisa ditaburkan atau dicampur dan dilarutkan dengan bahan makanan atau minuman yang akan diawetkan. Contoh produk yang diawetkan dengan penggulaan adalah manisan, selai, dodol, permen, sirup dan jeli.

Cuka
Cuka adalah produk hasil fermentasi dari bakteri acetobacter. Banyak jenis cuka beredar di pasaran, seperti cuka apel, cuka hitam, cuka aren dan cuka limau. Masing-masing cuka ini diperoleh dari bahan dasar fermentasi yang berbeda. Adalagi satu jenis cuka yang sering digunakan untuk memasak yang disebut juga cuka masak. Cuka jenis ini adalah cuka sintetis/kimiawi dengan rasa asam yang sangat kuat. Biasanya cuka mengandung asam asetat 98%.
Selain memberikan rasa asam pada masakan dan minuman, cuka juga bisa digunakan sebagai bahan pengawet. Produk yang biasanya diawetkan dengan cuka adalah acar, kimchi, jelly dan minuman. Penggunaanya disesuaikan dengan jenis produk yang diawetkan. Selain meningkatkan daya simpan, cuka juga dapat mempertahankan warna atau mencegah reaksi browning/pencokelatan pada buah dan sayuran. Dengan penambahan cuka, sayuran dan buah akan lebih bertahan warnanya.

Bawang Putih
Bawang putih (Allium sativum) merupakan bumbu dapur yang sangat populer. Aroma dan rasanya yang khas, dapat memberikan citarasa lezat dan harum pada masakan. Selain sebagai bumbu dapur, bawang putih ternyata sangat efektif sebagai pengawet. Hal ini desebabkan karena bawang putih dapat menghambat pertumbuhan khamir dan bakteri. Kandungan allicin di dalam bawang putih sangat efektif mematikan bakteri gram positif dan gram negatif. Bawang putih juga bersifat antimikroba E.coli, Shigella sonnei, Staphylococcus sureus dan Aerobacter aerogenes. Manfaat lainya adalah dapat mengurangi jumlah bakteri aerob, kaliform dan mikroorganisme lainya sehingga bahan makanan yang ditambahkan bawang putih akan lebih awet. Penggunaannya mudah. Tambahkan bawang putih ke dalam potongan daging atau ikan dan simpan di dalam freezer. Dengan cara ini daging atau ikan bisa bertahan 20 hari.

Kluwak
Selain sebagai bumbu dan pemberi warna, kluwak (Pangium edule Reinw) juga bisa digunakan sebagai pengawet. Kluwak biasanya digunakan sebagai pengawet ikan segar. Ikan segar yang diawetkan dengan kluwak bisa bertahan hingga enam hari. Cara penggunaanya, buah kluwak dicincang halus, dikeringkan kemudian dimasukkan ke dalam perut ikan yang telah dibersihkan isi perutnya. Biasanya pengawetan ikan segar dengan kluwak dilakukan oleh pada nelayan di daerah Banten. Nelayan biasanya mengawetkan ikan untuk pengiriman ikan jarak jauh. Pengawetan dengan kluwak seringkali dikombinasikan dengan penggaraman dan pendinginan.
Pengeringan
Selain menggunakan bahan pangan alami, pengawetan bahan pangan juga bisa dilakukan dengan metode pengeringan. Pengeringan adalah cara pengawetan bahan makanan paling praktis, aman, murah dan sehat. Hampir semua bahan pangan baik sayuran, buah, kacang-kacangan hingga daging dapat diawetkan dengan metode pengeringan. Tujuannya adalah mengurangi sebagian air dalam bahan pangan hingga 10-15 % sehingga mikroorganisme pembusuk tidak dapat hidup.
Metodenya bisa dengan cara pengeringan menggunakan sinar matahari maupun panas oven. Bahan pangan yang dikeringkan seperti ubi, sayuran dan buah diiris tipis-tipis kemudian dijemur atau dioven dalam suhu rendah (di bawah 40 derajat celcius) hingga kering. Selanjutnya bahan pangan tinggal disimpan di tempat yang sejuk, kering dan tertutup rapat. Bahan pangan yang dikeringkan biasanya bertahan hingga 1 bulan.
Metode pengawetan makanan baik yang alami atau yang buatan akan mempengaruhi kualitas gizi yang terkandung, terutama vitamin dan mineral - zat gizi yang mudah rusak jika diawetkan dalam jangka waktu lama. Oleh karena itu, mengkonsumsi bahan pangan segar adalah cara terbaik untuk mendapatkan asupan nutrisi optimal. (SourceRahmatBekam)


Untuk info gurah dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Kanker Paru-paru VS Bawang Putih

Kanker Paru VS Bawang Putih

Anda pasti sudah mengenal bawang putih bukan? Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang hampir selalu ada pada semua jenis makanan Indonesia.
Itulah mengapa bawang putih tidak pernah tidak ada di dapur. Namun selain sebagai bumbu makanan, bawang putih memiliki khasiat menakjubkan terhadap kesehatan Anda, bahkan untuk mencegah kanker.

Seperti dikatakan dalam www.myhealthtips.in, bawang putih ternyata bisa dimanfaatkan untuk mencegah kanker paru-paru.

Seperti yang Anda tahu bahwa penyebab utama kanker paru-paru adalah merokok, namun seperlima dari penderita kanker paru-paru bahkan bukan perokok aktif.

Namun bahan alami berupa bawang putih, menurut sebuah penelitian, ternyata bisa mengurangi risiko kanker paru-paru dengan cara mengunyahnya mentah-mentah setiap hari.

Kandungan bawang putih :


Namun karena bawang putih mengandung banyak antioksidan seperti misalnya alicin, antibiotik dan anti-inflamasi, senyawa yang ada di dalam bawang putih mampu menurunkan kemungkinan berkembangnya sel tumor di paru-paru.

Hal ini mungkin membuat Anda tidak nyaman karena harus mengalami bau mulut setelahnya. Namun bukan hanya mengurangi risiko kanker paru-paru saja, makan bawang putih mentah juga dapat menyembuhkan pilek lebih cepat sekaligus menguatkan sistem kekebalan tubuh Anda. (TribunManado)

Untuk info gurah dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Sirih China

Sirih China
(Malay: Pokok Ketumpang Air)

Pasti anda tahu dan sering terlihat pokok ini selalu tumbuh di sekitar rumah anda dan anda akan selalu mencabutnya dan membuangnya untuk membersihkan kawasan rumah.

Tetapi tahukah anda pokok ini sebenarnya amat berkhasiat tinggi dalam perubatan. Pokok ini di kenali sebagai banyak nama seperti sireh laut, sireh cina, sireh pasir, sireh air, sireh bunian dan ketumpang.

Pokok ini sebenarnya ada dijual di kedai sinsei cina tetapi dalam bentuk yang telah dikeringkan dan dijual RM10 untuk 100gram.

Disini kami akan kongsikan khasiat lainnya.

Merawat Gout (Asam urat)
Penawar sakit sendi dan perut
Jus perahannya mampu mengelakkan jangkitan pada mata
Mengubati dan meredakan cirit-birit
Meredakan batuk
Meredakan Demam (Ramas Dengan Sedikit air dan sapukan dikepala)
Merawat Buasir
Melegakan selsema
Merawat jangkitan pada pundi kencing
Merawat Kayap
Alternatif kepada ubatan darah tinggi
Merawat kencing manis

Ternyata memang pokok yang selama ini kita anggap tiada guna rupanya mempunyai khasiat yang tinggi dalam perubatan. (Source:BernamaRadio)

Untuk Informasi Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:




Manfaat Wijen

Manfaat Wijen (Sesamum Indicum) untuk Radang Sendi Lutut.

Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa wijen bermanfaat bagi penderita radang sendi lutut. Hebatnya, ia juga mengalahkan pengobatan medis.

Sebuah studi yang diterbitkan di International Journal of Rheumatic Diseases mengemukakan bahwa makanan tidak saja bisa mengobati, tapi terkadang lebih superior ketimbang obat-obatan itu sendiri. Hal tersebut dibuktikan para peneliti medis dari Tabriz University of Medical Sciences. Mereka meneliti efek dari suplemen berbasis wijen terhadap gejala-gejala medis pada pasien dengan radang sendi lutut.

Radang sendi atau osteoartritis pada lutut merupakan salah satu bentuk penyakit degeneratif pada sendi. Biasanya, ia memiliki beragam gejala dan efek, termasuk rasa sakit, pembengkakan, pertumbuhan tulang abnormal, dislokasi sendi, dan sebagainya.

Radang sendi ini biasa menimpa seseorang berusia di atas 60 tahun.

Pada studi tersebut, sebanyak 50 pasien dibagi menjadi dua grup.
Grup pertama mendapat suplemen wijen sebanyak 40 gram per hari.
Grup kedua menggunakan terapi pengobatan standar, yang mencakup dua dosis 500 mg Tylenol, dua kali sehari, dan 500 mg glukosamin.
Setelah dua bulan perawatan, hasilnya cukup mengejutkan.

Manfaat wijen pada radang sendi lutut mulai terlihat ketika pada grup pertama, rasa sakit yang diderita berkurang jauh, dari skala 9,5 sebelum perawatan menjadi 3,5 pasca perawatan. Ini menjadi sangat menarik karena pada grup kedua, rasa sakit hanya berkurang dari skala 9 menjadi 7 pasca perawatan.
Pengukuran lain dilakukan lewat kuisioner Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Score (KOOS) dan tes Timed Up and Go (TUG).
Kedua jenis terapi menunjukkan hasil positif.

Kesimpulan :


Dari hasil penelitian tersebut, para peneliti menyimpulkan bahwa dalam kasus tersebut wijen lah yang menjadi pemenang.
Karena, selain yang tersebut di atas, wijen masih memiliki manfaat lain bagi tubuh.
Plus, ia tidak memiliki beragam efek samping yang bisa ditimbulkan obat-obatan kimia. (Source:AbdullahSony)

Untuk Informasi Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Jadwal Bekam April 2015


Jadwal Sunah Berbekam di Bulan April/Jumadil Akhir.

Jadwal berbekam @ Rumah Sehat Thera Afiat.
7,9 dan 11 April 2015.
Atau
17, 19 dan 21 Jumadil Akhir 1436 Hijriah.


Jl. Kelapa sawit raya blok DD no. 15
Kelapa Gading. Jakarta utara

Phone/WA 08111 494599, 08788 3171247

Tag :

Jadwal Bekam, Jadwal Bekam April 15, Bekam, Hijamah, Thera Afiat, Thera Institute, The Thera Institute of Indonesia, Verri JP MA, Artikel,