Tampilkan postingan dengan label osteoporosis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label osteoporosis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Februari 2017

Jamu Rematik atau Pegal linu


Kalau rematik obatnya banyak.
Jenis rematik juga banyak biasanya diasosiasikan  pada rasa nyeri dan kaku pada persendian, otot, jaringan otot disekitar sendi.

 Herbal tunggalnya :  cabe, sereh, kayu putih; cengkeh, jahe, temu lawak, tapak liman,  dan salam.

 Penyebab gangguan musculoscoletal, seperti pegal linu dapat dikelompokkan :
1.mekanik : olahraga, aktivitas sehari-hari, penyakit sendi, seperti osteo arthritis.

2. Metabolik: osteoporosis (pengapuran), myxedema, dan penyakit paget.

3.berkaitan dengan keganasan ; dermatomyositis dan neuromiopati.

4. Radang; Polymyalgia rheumatica, temporal (giant cell) arthritis dan gout.

Gejala : rasa tidak enak pada tubuh.

 Ramuan herbal u/ pegal linu;
Bahan : jahe 1 jempol
Sereh : 2 batang.
Air  : 2 gelas
Gula merah/madu : 1 sendok makan.
Garam : seujung sendok.

Cara pembuatan :
Jahe dibakar dan dimemarkan.
Rebus jahe dengan sereh dan tambah sedikit air.
Setelah air jumlahnya menyusut jadi satu gelas,  tambah sedikit gula merah/madu. Aduk2 dinginkan dan minum ketika hangat.

 Ramuan Pencegahan Keropos Tulang (Osteoporosis)

Gangguan pada tulang sebagai akibat kekurangan mineral, kalsium dan garam foalat dalam tubuh. Umumnya terjadi pada wanita yang lanjut usia dan sudah menopause.

Bahan :
Kapulaga              5 butir
Cengkeh               5 butir
Ubi jalar merah    200 gram
Biji pala.                5 butir
Kayu manis          1 jari
Lada                      10 butir
Jahe merah          10 gram
Susu sapi              200 cc
Air                           4 gelas

Pemakaian :
Cuci bersih semua bahan, kemudian rebus denhan 4 gelas air hingga tersisi 2 gelas. Tambahkan susu sapi yang sudah dimasak. Aduk hingga homogen. Setelah dingin, airnya diminum samapai habis dalam sehari, sedangkan ubi jalarnya bisa dimakan.

Sumber : 812 Resep untuk Mengobati 236 Penyakit, Drs. H. Arief Hariana, Penebar Swadaya cetaka I, tahun 2005.

Http://obatjamu.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247

Minggu, 19 Juni 2016

Osteoarthritis


Istilah osteoartritis berbeda dengan osteoporosis. Kalau osteoartritis peradangan sendi/tulang karena pengapuran tulang, sedangkan osteo porosis adalah keroposnya tulang.

Osteoartritis adalah kondisi di mana sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi. Osteoartritis terdiri atas osteoartritis primer yang dikenal juga sebagai artritis degeneratif atau penyakit degeneratif sendi, dan Osteoartritis sekunder yang disebabkan oleh trauma tropisme atau cedera.

Pada sendi, suatu jaringan tulang rawan yang biasa disebut dengan nama kartilago biasanya menutup ujung-ujung tulang penyusun sendi. Suatu lapisan cairan yang disebut cairan sinovial terletak di antara tulang-tulang tersebut dan bertindak sebagai bahan pelumas yang mencegah ujung-ujung tulang tersebut bergesekan dan saling mengikis satu sama lain.

Pada kondisi kekurangan cairan sinoviallapisan kartilago yang menutup ujung tulang akan bergesekan satu sama lain. Gesekan tersebut akan membuat lapisan tersebut semakin tipis dan pada akhirnya akan menimbulkan rasa nyeri.

Rasa nyeri yang diderita oleh penderitapenyakit ini dapat dikurangi dengan berbagai macam cara seperti pengompresan atau penyuntikan cairan sinovial ke bagian sendi. Penyuntikan cairan sinovial sintetis, walaupun cukup mahal harus segera dilakukan, jika diperlukan untuk mencegah keadaan yang lebih parah dimana harus dilakukan penggantian dengan sendi sintetis yang lebih mahal lagi, kadang-kadang perlu istirahat beberapa bulan dan hasilnya tidak lebih baik daripada jika hanya dilakukan penyuntikan cairan sinovial sintetis. Sayangnya, penyuntikan cairan sinovial sintetis harus dilakukan berkala sekitar setahun sekali.

 Osteoartritis derajat ringan (stadium 1 dan 2) .

Terapi non obat terdiri atas:

- menurunkan berat badan bagi yang kelebihan berat badan (mutlak dilakukan, karena salah satu penyebab utama Osteoartritis adalah kelebihan berat badan).
-latihan menguatkan otot paha dan pinggul untuk menjaga kebugaran tubuh.
- memakai knee brance selama diperlukan.

Terapi obat terdiri atas:

-obat antiradang dan nyeri
suplemen untuk menumbuhkan tulang rawan.
-obat pelumas sendi yang disuntikkan ke sendi.

-Laparaskopi atau peneropongan untuk mengetahui derajat kerusakan dan juga membetulkan atau mengikis kapur serta menambah pelumas dapat dilakukan sekaligus.

Osteoartritis derajat berat (stadium 3 dan 4).

Pilihan pengobatan terbaik sampai saat ini adalah operasi penggantian sendi. Operasi penggantian sendi adalah operasi yang dilakukan untuk mengganti sendi yang dilakukan untuk mengganti sendi yang telah rusak dengan prostesis.

Tatalaksana herbal :
Asupan calsium harus bareng dengan magnesium, terlebih lagi kasusnya radang, maka herbal anti radang menjadi yang utama,
Misalnya daun sukun, pegagan, tapak liman, daun kelor. (Wiki+diskusi group wa juara)

 http://theraafiat.blogspot.co.id/2016/06/osteoarthritis.html?m=1

 Http://obatjamu.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247

Jumat, 12 Juni 2015

Osteoporosis

Osteoporosis
Penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat akhirnya menimbulkan kerapuhan tulang.

Osteoporosis postmenopausal terjadi karena kekurangan estrogen (hormon utama pada wanita), yang membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang pada wanita. Biasanya gejala timbul pada wanita yang berusia di antara 51-75 tahun, tetapi bisa mulai muncul lebih cepat ataupun lebih lambat.
Tidak semua wanita memiliki risiko yang sama untuk menderita osteoporosis postmenopausal, wanita kulit putih dan daerah timur lebih mudah menderita penyakit ini daripada wanita kulit hitam.
Osteoporosis senilis terjadi karena kekurangan kalsium yang berhubungan dengan usia dan ketidakseimbangan di antara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang yang baru. Senilis berarti bahwa keadaan ini hanya terjadi pada usia lanjut.
Penyakit ini biasanya terjadi pada usia di atas 70 tahun dan 2 kali lebih sering menyerang wanita. Wanita seringkali menderita osteoporosis senilis dan postmenopausal.

Kurang dari 5% penderita osteoporosis juga mengalami osteoporosis sekunder, yang disebabkan oleh keadaan medis lainnya atau oleh obat-obatan.

Penyakit ini bisa disebabkan oleh gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal (terutama tiroid, paratiroid dan adrenal) dan obat-obatan (misalnya kortikosteroid, barbiturat, anti-kejang dan hormon tiroid yang berlebihan). Pemakaian alkohol yang berlebihan dan merokok bisa memperburuk keadaan ini.
Osteoporosis juvenil idiopatik merupakan jenis osteoporosis yang penyebabnya tidak diketahui. Hal ini terjadi pada anak-anak dan dewasa muda yang memiliki kadar dan fungsi hormon yang normal, kadar vitamin yang normal dan tidak memiliki penyebab yang jelas dari rapuhnya tulang

Untuk info gurah dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Label :
Osteoporosis, osteoporosis Senilis, Osteoporosis Post Menopausal, Osteoporosis Sekunder, Thera Afiat, Thera Institute, Verri JP MA, Artikel, Kelapa Gading,


Selasa, 09 Juni 2015

Kunyit VS Rematik

Kunyit VS Rematik

Kurkumin, pigmen kuning dari kunyit, telah lama digunakan untuk tujuan kesehatan dalam pengobatan Cina dan Ayurvedic.
Di antaranya untuk kondisi:
pencernaan dan hati,
kesulitan menstruasi,
sakit gigi,
Bahkan banyak yang mengatakan bahwa kunyit juga manjur untuk mengatasi rematik.
Apakah itu benar? Jika ya, bagaimana dengan mekanisme kerjanya?

Tangani Rematik dengan Konsumsi Kunyit

Para ilmuwan dari University of Arizona College of Medicine menyatakan bahwa kunyit dapat membantu mengatasi penyakit rheumatoid arthritis dan osteoporosis. Itu terjadi karena ekstrak kurkuminoid yang ada pada kunyit mampu menghambat faktor NF-KB pada sendi.

Ketika diaktifkan, faktor NF-KB bisa menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan sendi. Oleh sebab itu, kunyit dapat membantu menurunkan rasa sakit dan pembengkakan, meningkatkan mobilitas sendi, serta mencegah keropos tulang.
Kurkumin juga dikenal sebagai antioksidan yang kuat. Antioksidan dapat melindungi sel-sel dari serangan radikal bebas. Perlu diketahui, radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan sel dan penurunan sistem kekebalan tubuh yang selanjutnya menimbulkan infeksi, penyakit degeneratif, dan kanker.

Dengan demikian, antioksidan seperti kurkumin memainkan peran kunci untuk menangani radang sendi dan juga dapat membantu untuk mencegahnya.

Untuk info  Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Label:
Curcumin, Kunyit, kunir, pencernaan, hati, kesulitan menstruasi, sakit gigi,
rheumatoid arthritis, osteoporosis, Verri JP MA, Artikel, Kelapa Gading, NFKB,