Tampilkan postingan dengan label anti hipertensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anti hipertensi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Mei 2015

Rosella

ROSELLA
(Hibiscus sabdariffa) ,
si Cantik Banyak Khasiat.......

ROSELLA, namanya tenar hampir di seluruh penjuru dunia. Belakangan, tanaman ini juga mulai populer di Indonesia. Orang bilang, ini teh Jamaica. Benarkah Rosella berasal dari Afrika? Seberapa besarkah khasiatnya?
Sebut saja namanya Rosella. Tanaman bernama Latin Hibiscus sabdariffa ini sedang naik daun. Padahal sejatinya tanaman ini sudah lama ada di Indonesia. Hanya saja, ia disebut dengan nama yang berbeda di setiap daerah.

Memang banyak orang memperlakukan Rosella sebagai pendatang baru dari Afrika, yang diyakini sebagai tempat asalnya. “Padahal tanaman ini sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia,” ujar Endah Lasmadiwati, herbalis sekaligus Ketua Abdi Pelestari Tanaman Obat Indonesia (APTOI) yang juga menanam Rosella di kebun percontohan tanaman obat miliknya, Taman Sringanis, Bogor.

“Dulu kelopak Rosella dikenal sebagai frambozen yang digunakan sebagai bahan pembuat sirup berwarna merah yang beraroma khas. Sekarang ini, kelopak Rosella dikenal sebagai bahan minuman dan disebut teh Rosella. Tanaman yang masih kerabat bunga sepatu ini banyak ditemukan sebagai tanaman pagar,” kata Endah.

Mungkin karena sulit melafalkan nama frambozen, orang Jawa Tengah menyebutnya merambos ijo.
Di daerah Pagar Alam, Sumatera Selatan, Rosella disebut kesew jawe dan di daerah Muara Enim disebut asam rejang.
Orang Padang menyebutnya asam jarot.

Sudah Mendunia
Menurut Endah, Rosella yang selama ini dikenal sebagai bunga telah mengalami semacam salah kaprah penyebutan. Yang dimaksud bunga tidak lain sebenarnya adalah kelopak buah. Karena bentuknya seperti bunga (terlebih jika telah dikeringkan), maka orang menyebutnya bunga Rosella. Padahal, bahan pembuat teh itu lebih tepat disebut kelopak.

Kelopak Rosella bisa dikonsumsi dalam bentuk segar maupun dalam bentuk seduhan seperti teh. Di Mexico, bagian selatan California, dan Thailand, kelopak Rosella kering yang dimanfaatkan dengan cara diseduh seperti teh sangat populer dengan sebutan Jamaica, atau aqua de Jamaica. Di Senegal, teh Rosella dikenal dengan nama jus de bissap. Masyarakat Gambia menyebutnya wanjo, zobo, atau tsobo. Di Turki, kelopak Rosella kering yang disajikan dalam bentuk teh disebut Karkade (dibaca “kar-kahday”). Karkade sendiri konon merupakan cara bangsa Arab menyebut teh manis. Mungkin karena kelezatannya itulah teh Rosella menjadi minuman kaum bangsawan Mesir kuno dan dijadikan semacam ritual “toast” pada perayaan pesta pernikahan di Sudan. Kelopak Rosella segar juga dimanfaatkan menjadi berbagai bentuk makanan seperti puding, campuran salad, hingga selai dan sirup.

Selain rasanya yang enak, kelopak bunga yang satu ini memang memiliki efek farmakologis yang cukup lengkap seperti diuretik (melancarkan air seni), onthelmintic(membasmi cacing), antibakteri, antiseptik, antiradang, menurunkan panas, meluruhkan dahak, menurunkan tekanan darah, MENGURANGI KEKENTALAN DARAH , dan menstimulasi gerak peristaltik usus. Daun, buah, dan bijinya juga berperan sebagai diuretik, antisariawan, dan pereda nyeri. Kelopak Rosella juga dapat mengatasi panas dalam, sariawan, KOLESTEROL tinggi, HIPERTENSI, gangguan jantung, SEMBELIT, mengurangi resiko osteoporosis, dan mencegah KANKER DARAH.

Kaya Antioksidan

Di Indonesia, penelitian tentang uji komponen zat gizi dan aktivitas antioksidan pada kelopak Rosella pernah diteliti oleh Ir Didah Nurfaridah pada tahun 2005. Dalam penelitiannya tersebut, staf pengajar di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, ini menemukan bahwa kadar antioksidan yang terkandung dalam kelopak kering Rosella jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman kumis kucing dan bunga knop. Zat aktif yang paling berperan dalam kelopak bunga Rosella meliputi gossypetin, antosianin, dan glucoside hibiscin.

Antosianin merupakan pigmen alami yang memberi warna merah pada seduhan kelopak bunga Rosella, dan bersifat antioksidan.

“Kadar antioksidan yang tinggi pada kelopak Rosella dapat menghambat radikal bebas. Beberapa penyakit kronis yang ditemui saat ini banyak yang disebabkan oleh radikal bebas yang berlebihan. Di antaranya kerusakan ginjal, diabetes, jantung koroner, hingga kanker,” ujar Didah.

Perbandingan kadar antosianin yang bersifat antioksidan dapat dilihat pada dua jenis Rosella yang ditanam di kebun milik Darwin di Cisarua. Meskipun berasal dari satu spesies, Rosella Sudan berwarna merah pekat kehitaman, sedangkan Rosella Taiwan berwarna merah darah. Rosella Sudan rasanya lebih asam dan lebih pekat sehingga kelopak keringnya dapat digunakan hingga 2-3 kali seduh. Berbeda dengan Rosella Taiwan yang hanya dapat digunakan sekali seduh.

“Semakin pekat warna merah pada kelopak Rosella, rasanya akan semakin asam. Dan kandungan antosianinnya semakin banyak. Dengan demikian, kandungan antioksidannya juga semakin banyak,” kata Didah.

Sayangnya, kadar antioksidan dalam kelopak Rosella menjadi berkurang jika dikeringkan dengan proses pemanasan (dipanggang dalam oven). Kadar senyawa berkhasiat yang terkandung dalam kelopak Rosella berada pada tingkat tertinggi jika dikonsumsi dalam bentuk segar.

ANTI KANKER dan ANTIHIPERTENSI

Di antara banyak khasiatnya, Rosella diunggulkan sebagai herba antikanker dan hipertensi. Ini sesuai dengan uji pra klinis yang dilakukan oleh Yun Ching Chang, seorang peneliti dari Institute of Biochemistry and Biotechnology, Chung Shan Medical University di Taiwan. Yun Ching Chang menemukan bahwa pigmen alami dari kelopak kering Rosella terbukti efektif dalam menghambat dan sekaligus mematikan sel kanker HL-60 (kanker darah atau LEUKEMIA ). Pigmen ini jugs berperan dalam proses apoptosis (bunuh diri) sel kanker.

Menurut DEP.KES.RI setiap 100 gr rosella mengandung 260-280 mg vitamin C, vitamin D, B1 dan B2. kandungan lainya adalah kalsium 486 mg, omega 3, Magnesium, beta karotin serta asam amino esensial seperti lysine dan agrinine. Bunga rosella juga kaya akan serat yang bagus untuk kesehatan saluran pencernaan.

Tanaman yang berkembang biak dengan biji ini bermanfaat baik untuk kesehatan. Stamina tubuh akan meningkat jika minum the rosella, masuk akal karena di rosella mengandung vitamin C dan mineral esensial yang cukup tinggi. Vitamin C rosella juga dipercaya mampu menangkal radikal bebas penyebab kanker. Kalsium yang tinggi dapat mencegah KEROPOS TULANG. Sedangkan zat-zat tertentu di dalam rosella mampu meremajakan sel tubuh serta melindungi tubuh dari inveksi kuman dan virus.

Jika Anda ingin membuat the rosella, ambil sekitar 3-4 kuntum bunga rosella segar, cuci bersih dan belah dua. Seduh dengan 200 ml air panas, aduk sambil sedikit di tekan-tekan kelopak bunganya hingga air berwarna merah, saring. Tambahkan 1 sdm air jeruk nipis dan 2 sdm madu. Sajikan hangat.

Bunga rosella juga dapat dijadikan bahan baku selai, warnanya yang merah menyala, menghasilkan selai yang menyehatkan dan berwarna cantik. Anda memerlukan 250 g kuntum bunga rosella, 1 sdm tepung maizena, air 150 ml, gula pasir 150 g, air jeruk lemon/nipis 3 sdm, 1/4 sdt vanilla pasta dan ¼ sdt garam halus. Cara membuatnya; Blender bunga rosella dengan air dan tepung maizena hingga halus. Angkat. Tuang ke dalam panci, tambahkan gula dan air. Masak hingga mendidih, masukkan jeruk nipis, pasta vanili dan garam. Masak hingga tekstur saus mengental. Angkat. Simpan di dalam stoples kedap udara.
Sementara itu, Maureen Williams, ND, seorang dokter naturopati dari Bastyr University di Seattle, Amerika Serikat, telah melakukan studi terhadap 70 orang dengan tingkat penyakit hipertensi ringan hingga sedang yang berada dalam kondisi sehat dan tidak melakukan pengobatan apa pun sejak sebulan sebelum penelitian diujikan. Secara acak, sebagian orang diminta untuk mengonsumsi teh Rosella sebanyak satu setengah liter sebelum sarapan setiap hari. Sebagian lagi mengonsumsi 25 mg obat antihipertensi. Setelah empat minggu, ternyata tekanan darah diastolik berkurang hingga sepuluh angka untuk 79% orang yang mengonsumsi teh Rosella dan 84% pada orang yang mengonsumsi obat antihipertensi.

Meskipun demikian, Darwin, Aria yang masih tegap dan bugar dalam usia 76 tahun ini memberikan kesaksian lain. “Alhamdulillah, saya sudah mengonsumsi Rosella selama dua tahun, dan tidak memiliki keluhan apapun,” katanya.

Anda memang tak perlu percaya 100%. Yang jelas, kelezatan teh Rosella bisa dibuktikan kebenarannya. Jika kemudian ada bonus sehat, bukankah itu menguntungkan? (source: Widjaja)

Untuk info Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:


Selasa, 10 Maret 2015

Manfaat Daun Salam

Manfaat Daun Salam

Daun salam dapat digunakan sebagai obat dan pencegahan untuk berbagai macam penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, radang, hipertensi, asam urat serta masih banyak lagi. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini :

Untuk mencegah penyakit jantung
Daun salam ternyata kaya akan nutrisi serta berbagai senyawa salah satunya ialah salisilat yang sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung anda. Bagi anda yang gemar memasukkan daun salam ke dalam masakan anda sebagai penyedap masakan maka akan mempunyai resiko yang sangat rendah mengidap penyakit jantung. Nah, karena hal tersebutlah sebaiknya anda perbanyak mengkonsumsi masakan yang mengandung daun salam ini agar anda terhindar dari terserang nya penyakit yang sangat mematikan ini.

Sebagai obat maag
Daun salam bisa menjadi obat untuk sakit maag. Bagi anda yang sekarang tengah mengidap maag, maka ada baiknya anda mengobati maag tersebut dengan pengobatan alamiah. Pengobatan yang menggunakan daun salam tentunya.

Caranya ialah ambil daun salam sebanyak 18 lembar lalu cucilah daun salam tersebut sampai bersih lalu rebus lah daun salam tersebut ke dalam air mendidih 15 menit lamanya. Kemudian berilah sedikit gula aren untuk pemanis nya dan dinginkan air tersebut lalu setelah dingin anda bisa langsung meminumnya. Lakukan hal seperti ini secara rutin sampai rasa perih di lambung anda tersebut menghilang.

Mengobati radang tenggorokan
Jika anda salah satu orang yang mengetahui daun salam memiliki berbagai manfaat yang sangat kuar biasa, maka anda termasuk orang-orang yang bisa dikatakan sangat beruntung. Bagaimana tidak? Ternyata daun salam ini sangat efektif untuk mencegah serta mengobati beragam penyakit. Salah satunya ialah penyakit radang tenggorokan atau orang awam menyebutnya sebagai sakit tenggorokan.

Jika anda menginginkan manfaat yang seperti ini, anda bisa merebus 10 sampai 15 daun salam kemudian rebus lah daun salam tersebut dengan sedikit air maksimal 3 gelas. Lalu minumlah air rebusan tersebut secara rutin, agar radang anda segera sembuh.

Atasi hipertensi
Tahukah anda bahwa daun salam juga memiliki zat senyawa yang bisa menjadi obat hipertensi. Zat senyawa tersebut ialah zat tanin dan flavonoida yang memungkinkan bisa menjadi obat untuk anda yang memiliki hipertensi atau yang biasa disebut dengan tekanan darah tinggi tentunya. Dengan cara membuat teh alami dari daun salam.

Cara untuk membuat obat tersebut ialah sebagai berikut:
Ambil kurang lebih 15 daun salam
Kemudian cucilah daun salam tersebut hingga bersih
Lalu rebus daun tersebut ke dalam air, maksimal 3 gelas air putih yang disediakan
Setelah itu, jika sekiranya air tersebut mendidih dan menguap sehingga tinggal sedikit airnya, maka langsung diminum saja tentunya biarkan air tersebut hangat atau tunggu hingga menjadi dingin terlebih dahulu.
Dan yang terakhir ialah lakukan hal semacam ini secara rutin dan continue.

Obat diare
Selain hal di atas, ternyata daun salam pun dapat juga dimanfaatkan sebagai obat diare secara alami. Anda tahu bukan memang di jaman sekarang yang serba canggih ini sudah begitu banyak obat yang beredar di pasaran yang dapat anda beli dengan harga yang cukup terjangkau. Namun, sayangnya obat tersebut pastinya ada efek samping yang mau tak mau anda akan merasakannya setelah meminum obat tersebut. Nah, karena hal yang seperti itulah maka lebih baik anda menggunakan obat herbal yang dapat anda gunakan. Salah satunya menggunakan daun salam.

Caranya: ambillah kurang lebih 15 daun salam yang masih segar. Lalu rebus lah daun tersebut ke dalam air yang mendidih maksimal 2 gelas banyaknya air. Kemudian beri garam secukupnya setelah melakukan semua cara di atas, tunggu air tersebut sampai dingin, setelah dingin minum air tersebut secara teratur untuk diare anda.

Sebagai obat untuk kencing manis

Manfaat daun salam yang lainnya adalah untuk mengobati gejala kencing manis alias diabetes. Jika anda memiliki penyakit yang satu ini, ada baiknya anda mencoba pengobatan secara tradisional atau herbal dengan hanya memanfaatkan daun salam. Caranya adalah:
Ambil kurang lebih 15 lembar salam dan cucilah sampai bersih.
Kemudian rebus lah daun tersebut dengan menggunakan air sebanyak maksimal 3 gelas dan tunggulah sampai mendidih, ketika air tersebut mendidih secara otomatis air tersebut akan berkurang.
Lalu tunggulah rebusan air tadi sampai dingin, setelah dingin minumlah air rebusan tersebut.

Untuk mendapatkan manfaat dan khasiat yang maksimal, buat dan minumlah air tersebut secara teratur dan rutin.

Memutihkan gigi
Selain dapat digunakan sebagai obat herbal, daun salam juga dapat dimanfaatkan untuk memutihkan gigi. Untuk memperoleh kegunaan dan manfaat dari daun salam ini, anda harus melakukan hal berikut:

Sediakan bahan-bahan yang di perlukan, seperti kulit jeruk dan daun salam.
Setelah itu jemurlah kedua bahan di atas sampai layu dan kering.
Kemudian setelah semua bahan tersebut kering tumbuk lah campuran bahan di atas lalu beri air secukupnya. Aduk sampai rata hingga membentuk pasta.
Langkah yang terakhir ialah gosok lah gigi anda dengan pasta tersebut. Lakukan hal ini secara teratur setiap hari untuk mendapatkan gigi yang putih dan berkilau.

Bagaimana? Cukup banyak bukan khasiat atau manfaat yang dapat anda peroleh dari daun salam tentunya. Bagi anda yang sekarang tengah mengidap berbagai penyakit seperti penyakit yang sudah di sebutkan di atas, ada baiknya anda mencoba ramuan herbal dari penggunaan daun salam tersebut, karena dengan anda mengobati penyakit anda secara alami, maka akan terhindar dari segala resiko yang ditimbulkan oleh obat yang dijual di apotek.(ByAbuHilmiCordova)

Untuk informasi Bekam hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:
http://theraafiat.blogspot.com
http://senimistik.blogspot.com
http://therainstitute.blogspot.com
http://hypnoramping.blogspot.com
http://gurahcor.blogspot.com
http://pemijit.blogspot.com
http://bekammedik.blogspot.com
http://hypnowriting.blogspot.com
http://obatjamu.blogspot.com
http://therainstitute.com
http://rukyahsyariyyah.blogspot.com

Senin, 02 Februari 2015

Herba Dingin

HERBA DINGIN (DIURETIK) => UNSUR AIR
Seri 6/7

·         Herba dingin bersifat diuretik bertindak sebagai
·         Anti hipertensi – untuk menurunkan tekanan darah tinggi
·         Antipiretik – untuk membuang panas badan
·         Antiinflamantori - untuk peradangan sendi dan gout.
·         Dapat memecahkan batu karang
·         Anti Kanker / ketumbuhan / tumor
·         Organ yang berpengaruh : Ginjal
·         Untuk proses diagnosa awal organ ini , lihat Telinga
Contoh-contoh herba diuretik ialah:
•    Pegagan (centella asiatica)
•    Kumis Kucing (orthosiphon aristatus)
•    Ilalang / Alang-alang (imperata cylindrica)
•    Patawali / Brotowali (Tinospora crispa (L.))
•    Bambu
•    Belimbing Sayur/Wuluh (Averhoa bilimbi.), Belimbing Manis (Averhoa carambola)
•    Kopi
•    dll.

HERBA KELAT => UNSUR TANAH
Herba ini bersifat sepat dan biasanya di gunakan untuk penyakit-penyakit yang bersumber dari darah. Cocok untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Organ yang berpengaruh : Peredaran darah. Untuk proses diagnosa awal organ ini , lihat Tangan (urat biru)

Contoh-contoh herba kelat:
•    Teh (Camellia sinensis)
•    Daun Jambu Biji (Psidium guajava)
•    Mengkudu (Morinda citrifolia, Linn.)
•    Kayu Secang (Caesalpia sappan L.)
•    dll


Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok D/D No.15
Kelapa Gading, Jakarta Utara
Jakarta Utara
Telp. 08111494599

Source: