Tampilkan postingan dengan label faedah herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label faedah herbal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 April 2015

Kapulaga

Kapulaga

Kapulaga merupakan rempah-rempah yang banyak memiliki kandungan manfaat bagi kesehatan tubuh, berikut daftar manfaat kapulaga yang telah mendapat pengakuan luas.
1. Dapat menurunkan resiko kanker
Kandungan anti-karsinogenik dalam kapulaga merupakan properti pencegah kanker yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Dalam studi yang dilakukan oleh Sengupta et al. di Chittaranjan National Cancer Institute di Kolkata telah menunjukkan bahwa menggunakan kapulaga memiliki hasil positif dalam menangkal kanker kolorektal hingga 48%.

2. Baik untuk kesehatan jantung
Dalam studi penelitian yang dilakukan di Departemen Farmakologi dan Farmasi di College of Pharmacy Raja Saud University, Arab Saudi menunjukkan bahwa penggunaan kapulaga pada pasien penderita kardiovaskular dapat mengendalikan irama detak jantung serta mengendalikan hipertensi.

3. Mengontrol kolesterol
Mikronutrien yang ditemukan dalam kapulaga dipercayai dapat membantu mengatasi lonjakan lipid dalam tubuh. Penelitian yang dilakukan di Toxicology Divisi Farmakologi dan di Hindustan India oleh Dhuley dengan percobaan enzim antioksidan hati dan jantung dari kapulaga pada tikus, yang diberi makan diet tinggi lemak menunjukkan bahwa enzim antioksidan memiliki pengaruh pada tingkat kolesterol dengan membantu mengendalikannya secara signifikan.

4. Anti-depresan
Kandungan minyak esensial dari kapulaga merupakan salah satu minyak yang memiliki sifat antidepresan yang digunakan sebagai aromaterapi. Hal ini dapat digunakan tidak hanya untuk mengobati depresi, tetapi juga digunakan daam pengobatan berbagai macam jenis penyakit seperti gangguan perut untuk penderita penyakit paru-paru.

5. Mengobati gangguan kemih
Kandungan nutrisi kapulaga telah digunakan sebagai obat untuk penyakit saluran kemih dan infeksi seperti sistitis, nefritis, dan gonore.

6. Menurunkan resiko penyakit gastrointestinal
Manfaat kapulaga telah banyak digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati gangguan pencernaan. Ekstrak metanol dari kapulaga merupakan komponen penting yang dapat membantu mengendalikan gangguan pencernaan seperti perut kembung dan kram perut. Sebuah studi telah menunjukkan bahwa minyak atsiri dalam kapulaga secara efektif dapat mengurangi gangguan pencernaan.

7. Antimikroba
Kapulaga memiliki sifat melawan infeksi. Dalam ilmu pengetahuan modern diketahui bahwa kapulaga mengandung sifat antimikroba yang mampu menghambat pertumbuhan dan penyebaran beberapa mikroba yang sangat berbahaya bagi tubuh yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

8. Mengobati kejang otot
Kejang otot merupakan gangguan yang sering dialami oleh orang-orang lanjut usia. Hal ini disebabkan oleh terjadinya kontraksi otot secara tiba-tiba. Ketika hal itu terjadi, dapat memicu timbulnya rasa sakit pada bagian tersebut. Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa kapulaga dapat digunakan untuk mengontrol kejang otot.

9. Mengobati sakit gigi
Kandungan antibiotik yang ada dalam kapulaga dipercaya mampu mengobati sakit gigi.

10. Mengobati asma
Kapulaga juga dapat digunakan sebagai obat untuk asma dan masalah pernapasan lainnya. Sebuah studi menunjukkan bahwa ekstrak mentah dari kapulaga cukup efektif dalam membuka penyempitan saluan udara dalam tubuh serta efektif dalam menciptakan relaksasi pada jaringan trakea.

11. Mengobati nyeri sendi
Sifat anti-inflamasi dan anti-karsiogenik yang dimiliki kapulaga dipercaya mampu mengobati rasa nyeri yang terjadi pada persendian.

12. Mengeluarkan racun dalam tubuh
Kapulaga dikenal sebagai agen detoksifikasi karena memiliki kandungan minyak esensial dan biokimia yang dapat mengeluarkan racun-racun dalam tubuh. Racun yang kian menumpuk dalam tubuh akibat dampak radikal bebas dapat menyebabkan beberapa penyakit, termasuk kanker dan penuaan dini. Sebuah studi menunjukkan bahwa kandungan nutrisi dalam kapulaga sangat efektif dalam melawan sel-sel kanker.

13. Meningkatkan sirkulasi darah
Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Nitte di Mangalore, India menunjukkan bahwa kandungan minyak atsiri yang terdapat dalam kapulaga sangat efektif dalam meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh, sehingga hal ini digunakan dalam berbagai terapi tradisional seperti aromaterapi untuk mengobati gejala asma dan bronkitis dengan meningkatkan sirkulasi darah ke paru-paru.

14. Mencegah mual dan muntah
Kapulaga merupakan salah satu tonik yang efektif sebagai stimulan yang baik untuk menenangkan sensasi mual dan muntah.

15. Meningkatkan gairah seksual
Kandungan senyawa dalam kapulaga dipercaya memiliki memiliki sifat afrodisiak, yakni mampu meningkatkan gairah seksual. Selain itu, kapulaga juga diyakini sebagai obat untuk impotensi dan ejakulasi dini.

16. Mengobati sakit tenggorokan
Kapulaga juga sangat baik digunakan sebagai obat kumur, yaitu dengan cara mencampurkannya dengan kayu manis lalu direbus. Hasil rebusan tersebut dapat digunakan sebagai oba kumur yang dipercaya mampu mengobati rasa sakit pada tenggorokan.

17. Mengobati cegukan
Cegukan merupakan gangguan yang sangat menyiksa, Berbagai cara dilakukan untuk menghilangkan hal ini, seperti dengan cara mengejutkan penderita. Namun hal tersebut hanya dapat bekerja untuk beberapa saat saja. Kapulaga ternyata dapat menjadi obat yang sangat efektif untuk cegukan. Caranya adalah dengan meminum hasil rebusan beberapa butir kapulaga.

18. Sebagai penyegar nafas
Kandungan minyak astiri dalam biji kapulaga dapat dijadika sebagai obat penyegar nafas, caranya adalah cukup dengan mengunyah biji tersebut. Mungkin karena hal inilah yang menjadikan minyak astiri dalam kapulaga sebagai bahan pembuatan permen karet.

19. Mencegah pembekuan darah
Kandungan senyawa dalam kapulaga juga dapat berfungsi untuk mencegah terjadinya pembekuan darah yang berbahaya, yaitu dengan mencegah agregasi platelet yang menempel pada dinding arteri.

20. Mencegah osteoporosis
Kandungan vitamin C, kalsium, dan mangan yang terdapat dalam kapulaga dapat membantu mencegah terjadinya osteoporosis, yaitu dengan menjaga kesehatan tulang.

21. Mengobati flu dan batuk
Kapulaga juga dapat membantu mengobati gejala flu dan batuk, yaitu dengan  memberikan efek menenangkan, kandungan rasa pedas pada kapulaga juga dapat memberi efek hangat dan membantu mengencerkan dahak, sehingga hal tersebut dapat mengurangi penyumbatan hidung dan tenggorokan akibat lendir.

22. Mencegah penuaan dini
Sifat antioksidan minyak esensial yang dimiliki kapulaga sangat efektif membantu mencegah terjadinya penuaan dini yaitu dengan menghilangkan keriput, garis-garis halus dan bintik-bintik hitam.

23. Merawat rambut
Kapulaga juga dapat membantu menghilangkan bahan beracun dari sistem internal, dimana hal tersebut juga bermanfaat bagi kesehatan rambut yaitu dengan memberikan nutrisi yang penting untuk kulit kepala. Sehingga dapat menjaga kelembaban kulit kepala, menguatkan akar rambut, menghilangkan ketombe, dan membuat rambut
lebih bersih dan berkilau.

Namun disamping berbagai macam manfaat dari kapulaga di atas, sebaiknya kita juga memperhatikan beberapa kemungkinan timbulnya efek samping dalam penggunaan rempah-rempah ini. Diantaranya adalah :

1. Alergi
Jika digunakan dalam jangka waktu yang lama dan dalam jumlah yang besar, kapulaga dapat menyebabkan beberapa reaksi alergi seperti alergi kulit yang disebut sebagai dermatitis. Beberapa orang mungkin juga mengalami gatal-gatal jika mereka sensitif terhadap kapulaga . Selain itu seseorang yang alergi terhadap kapulaga juga dapat mengalami gangguan pernapasan saat mengkonsumsinya.

2. Komplikasi batu empedu
beberapa studi dalam jurnal terkemuka telah mengungkapkan kemungkinan sistem pencernaan tubuh gagal dalam proses penyerapan kapulaga sepenuhnya. Hal ini dapat menyebabkan sedimentasi dalam tubuh kita yang pada akhirnya mengarah pada pertumbuhan batu kandung empedu. Saat seseorang mengalami masalah ini, ia harus menghindari untuk kembali mengkonsumsi kapulaga. Para peneliti telah menetapkan bahwa asupan kapulaga dapat menyebabkan infeksi dan pendarahan pada pasien batu empedu.

3. Interaksi obat
Beberapa jenis obat-obatan dapat berinteraksi buruk dengan kapulaga yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius. Untuk itu, sebaiknya menghindari konsumsi kapulaga sebagai penyegar mulut jika sedang mengkonsumsi salah satu jenis obat-obatan, seperti obat HIV, antikoagulan, obat hati, antidepresan, aspirin, obat antiplatelet, obat batu empedu, dan obat Irritable bowel syndrome.

Cara menghindari efek samping kapulaga :
Sebaiknya Anda tidak terlalu khawatir dengan efek samping dari penggunaan kapulaga. Cara yang terbaik untuk menghindari terjadinya efek samping tersebut adalah dengan tidak mengkonsumsi melebihi batas / berlebihan. (Source:AbuJulaibib)

Untuk info gurah dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:








Senin, 02 Februari 2015

Definisi Herba


Seri 3/7
Herba adalah segala bahan (tumbuh-tumbuhan, hewan, ikan, garam/batu-batuan) yang mengandung satu atau beberapa bahan aktif yang dapat digunakan untuk tujuan pengobatan.

Definisi Herbalis
Herbalis adalah orang yang memiliki kepakaran (arif) dan kecakapan (skill) dalam bidang pengobatan (terapi) dengan menggunakan herba-herba alami.

Tujuan penggunaan herba adalah untuk mengembalikan keseimbangan tubuh dan bukan sekedar untuk menyembuhkan penyakit (Release, Relax, Regeneration dan Refunction) Dan sebaiknya penggunaan herba dilakukan secara sinergi (tidak berdiri sendiri, namun diikuti dengan mengkonsumsi herba lain yang memiliki sifat berbeda dari herba yang kita konsumsi tujuannya: Mempercepat penyembuhan, Menambah khasiat obat, mengurangi sifat kerasnya obat dan menghilangkan efek samping.

Tahapan kerja herba, yaitu sebagai berikut :
1.      Release (mengeluarkan):dalam proses ini segala racun/toksid dalam tubuh di keluarkan (detoksifikasi).
2.      Relax (mengistirahatkan):peringkat ini tubuh diletakan dalam keadaan yang stabil dimana keadaan suhu, alkali (basa), dan acid (asam) berada dalam tahap yang paling baik,agar dapat membantu berfungsinya sistem imunitas.
3.      Regeneration (menggantikan dengan yang baru): sel-sel yang mati/rusak di ganti dengan yang baru, dimana herba dengan antioksidannya dapat bertindak sebagai antiaging dalam pencegahan penyakit-penyakit degeneratif.
4.      Refunction (mengembalaikan fungsi): setelah proses di atas berjalan sempurna, maka organ – organ akan berfungsi normal kembali, sebagaimana Allah ciptakan.

Sifat Penggunaan Herba :
1.      Harus yakin terhadap kekuasaan ALLAH karena ALLAH yang menciptakan penyakit, Dia pula yang akan menciptakan obatnya. Sesungguhnya sifat tawakal akan membawa diri kita menjadi lebih tenang dan secara otomatis sangat berpengaruh terhadap kodisi organ dalam tubuh kita. Menurut hasil penelitian, 50% kesembuhan suatu penyakit disebabkan oleh kekuatan spiritual seseorang, selebihnya berupa emosi berperan sebesar 20%, mental berperan sebesar 20% dan fisik hanya sebesar 10% saja.
2.      Harus dikonsumsi secara rutin. Karena obat-obatan herbal berbeda dengan obat-obatan kimia. Proses penyembuhannya lama tetapi pasti. Berbeda dengan obat-obatan kimia, obat-obatan herbal bersifat memperbaiki organ yang rusak.
3.      Dosis yang cukup. Dalam hal penentuan dosis bagi obatan-obatan herbal tidak bisa dilakukan sebagaimana layaknya obatan-obatan kimia karena obat-obatan herbal tidak memiliki aksi spesifik seperti obat-obatan kimia. untuk penentuan dosis dilakukan secara sederhana (trial and error) yaitu dengan memperhatikan tanda-tanda yang muncul dari setiap pasien. Pemberian dimulai dari dosis yang rendah kemudian sedikit demi sedikit dinaikkan sampai ketika pasien mulai memiliki gejala mual-mual maka dosis dikurangi sedikit. Atau dengan menggunakan aturan umum dimana 1 g herbal mewakili 10 kg berat badan atau < 40 Kg : 1 - 2 kapsul/hari, > 40 Kg : 2 - 4 kapsul/hari
4.      Berlaku hukum DOC (Direct of Cure). Dalam hal ini seorang pasien yang mengkonsumsi herbal pada pertama kalinya, terkadang akan merasa sakit yang sangat seperti saat tersakit yang pernah dia rasakan. Kalau terjadi demikian, pengobatan jangan dihentikan tetapi perhatikan hal-hal berikut : Asupan air yang cukup (2,5 liter perhari), konsumsi herbal setelah makan, kurangi dosisnya). Atau terkadang saat terjadi DOC akan timbul beberapa gejala penyakit lain seperti jerawat dll.

Hal-hal yang membuat herbal menjadi tidak berfaedah:
·         Mind set kita terhadap herbal
·         Stress
·         Sebelit / susah Buang Air Besar (BAB)
·         Asupan air yang kurang
·         Terlalu banyak ledir (mucusa)
·         Keadaan tubuh terlalu asam/acid
·         Tidak rutin mengkonsumsinya
·         Dosis yang tidak mencukupi

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok D/D No.15
Kelapa Gading, Jakarta Utara
Jakarta Utara
Telp. 08111494599

Source: