Tampilkan postingan dengan label TheraAfiat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TheraAfiat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Februari 2016

Rumput Mutiara



 Rumput Mutiara

Rumput lidah ular yang disebut juga dengan rumput mutiara, dikenal sebagai tanaman penyembuh berbagai penyakit termasuk kanker. Tumbuhan jenis rumput liar ini umumnya tumbuh di tanah lembab, misalnya di kebun kosong yang basah, halaman rumah atau tepi jalan. Rasa rumput lidah ular adalah manis dan pahit serta cenderung 'anyep' atau terasa basah di lidah.

Rumput lidah ular mengandung zat saponin flavonoid, polifenol, triterpen polisakarida, glikosida antrakuinon asam stearat, asam oleanolat, asam trans p-kumarat, asama ursolat, dan sitosterol. Dapat bekerja pada bagian usus besar, perut, hati, dan saluran pencernaan.

Berfungsi pula sebagai penurun panas, abses kulit, abses usus, luka beracun, bengkak, gigitan ular, eksim, luka bakar dan ulserasi bisul, hingga radang usus buntu. Rumput lidah ular juga bisa untuk mengobati tonjolan, karsinoma neoplasias, jaundice, gangguan buang air kecil dan permasalahan kemih.

Bagian yang digunakan adalah keseluruhannya, setelah dikeringkan. Dosis: 15-60 gr, standard 15 g direbus 20 menit.

Efek fisiologis/farmakologis beberapa efek antibiotik ringan, antineoplastik digunakan untuk mengobati tumor pencernaan (esophagus, lambung usus) atau paru-paru. Biasanya digunakan dalam dosis tinggi untuk mengobati usus buntu dan hepatitis. Dioleskan jika terkena gigitan ular. Apabila untuk mengatasi keracunan bisa digunakan dalam dosis tinggi (4 gr).

Rumput lidah ular juga bisa difungsikan untuk mengurangi Iibid jika dikonsumsi pada dosis tinggi. Penggunaan dalam masa kehamilan diperbolehkan.

Untuk info Terapi Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:



Sabtu, 07 November 2015

Psoriasis



Psoriasis

Merupakan penyakit kulit yang ditandai oleh pembentukan noda-noda merah diliputi kulit kering yang bersisik. Bagian yang sering terkena, yakni kulit kepala, siku, lutut, kaki dan punggung, kadang di seluruh  tubuh. Penyakit ini tidak menular , tetapi  biasanya  berlangsung lama dan sering kambuh.

Penyebabnya diperkirakan akibat gangguan imun. Faktor lingkungan berpengaruh  seperti tekanan emosional, dan perubahan hormon mempengaruhi  tingkat serangannya.

Gejalanya  bercak-bercak merah yang dilindungi oleh sisik kasar dan tebal, kering serta berwarna kelabu putih atau seperti perak.

Perawatannya biarkan bagian yang sakit terbuka dan jemur di panas matahari dan mandi dengan air laut.

Herbal:
5 gram daging buah mahkota dewa kering
30 gram temulawak
Caranya : cuci bersih semua bahan, rebus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, lalu saring. Minum 200 cc, 2 kali sehari.


Untuk info Terapi Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Psoriasis, TheraAfiat, Mahkota Dewa, Temulawak, verri JP MA, Kelapa Gading, Gangguan Imun, Bercak Merah, Kulit Kering, Kulit Bersisik,